
Kala aku sedang asyik dalam anganku
Ku rasa makhluk itu berjalan di atas bulu roma
Seketika jiwaku terasa melayang
Raga yang terasa hilang
Semakin tubuh bergerak
Semakin kecoa merangkak
Semakin langkah berjalan
Semakin ia berlarian
Wahai Tuhan yang sedang dalam angan
Kasihanilah hamba yang sedang dalam kesusahan
Dari makhluk-Mu entah betina entah jantan
Andai aku menjadi orang yang kaya harta
Akan kuberikan istana pada bara
Atau padamu, bangsa kecoa
Aku hanya bisa menjerit
Menatap kecoa yang semakin menderit
Hanya bisa diam dan menanti
Kecoa yang tak kunjung pergi
* Jefri Nurdiansyah – XII IPS 2