Syair Untuk Kecoa

The flower and Cockroach – Upayan Bardhan

Kala aku sedang asyik dalam anganku
Ku rasa makhluk itu berjalan di atas bulu roma
Seketika jiwaku terasa melayang
Raga yang terasa hilang

Semakin tubuh bergerak
Semakin kecoa merangkak
Semakin langkah berjalan
Semakin ia berlarian

Wahai Tuhan yang sedang dalam angan
Kasihanilah hamba yang sedang dalam kesusahan
Dari makhluk-Mu entah betina entah jantan

Andai aku menjadi orang yang kaya harta
Akan kuberikan istana pada bara
Atau padamu, bangsa kecoa

Aku hanya bisa menjerit
Menatap kecoa yang semakin menderit
Hanya bisa diam dan menanti
Kecoa yang tak kunjung pergi

* Jefri Nurdiansyah – XII IPS 2

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.