
Sorot netra menelisik tajam
Mengunci dalam ruang penglihatan
Biarkan angin turut mengatakan
Pun sanubari terus menggenggam
Membawa angan entah kemana
Kaki seakan ikut menggertak
Mengantarku menuju nestapa
Tanpa suara hati berontak
Hingga teringat …
Kaki ini tak lagi memijak
Menyadarkan …
Bahwa dunia telah memberiku hak
Hingga di sinilah kaki menapak
Memaku tubuh, menancap asa
Butiran debu terlihat berkuasa
Seakan mengajakku berdansa ria
Namun ego mulai tergerak
Membiarkannya berdesir sia-sia
Karna ambisi telah menegak
Terpikir entah untuk menolak
Biarkan kaki terus berpijak
Melukis guratan penuh jejak
Sekedar member tanda pada semesta
Bahwa aku tak lagi memutus asa
* Sari Murtafiah – XI MIPA 2 / SMADA 37