
Inilah ia
Yang memanggil tanpa kata
Yang memanggil lewat mimpi
Inilah ia
Yang memanggil dan mematahkan
Yang menghidupi kehidupan
Lautan yang memanggil
Tanpa kata, tanpa suara
Dengarlah dengan bahagia
Karna ia memanggil
Agar kau …
Berlayar dengan harapan
Ia juga memanggilmu untuk bercerita
betapa indahnya nusantara
Ia ingin bercerita juga
Bahwa …
Ia bahagia dengan biru yang tak
Pernah kau lihat
Mungkin dia ingin menyadari jua
Bahwa kita adalah butiran pasir
Nusantara …
Saat kau melihatnya tenang
Kau juga akan merasa tenang
Bukan …
Dan jika menyelaminya
Kau akan merasa bahagia
Ia ingin kau menganggapnya
Seperti kehidupanmu
Ia mengetahui bahwa kau punya
Tujuan …
Dan kau menempatkan impianmu di pulau
Yang jauh
Apakah kau akan menyerah jika ombak
Menghantam?
Dan akhirnya terdampar?
Dengarlah lautan yang buta
Aksara …
Ia ingin kau mengetahui
Bahwa harapanmu yang kau punya
Bagaikan kapal yang membawamu
Kepada impian …
* M. Putra Febrianto – XI MIPA-2 / SMADA 36