
Judul : Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi
Penulis : Boy Candra
Penerbit : Mediakita
Tahun terbit : 2016
Tebal buku : 284 halaman
Boy Candra kembali menerbitkan novel karangannya yang berjudul Seperti Hujan yang Jatuh ke Bumi. Sama seperti novel-novel karyanya yang lain, novel ini juga bertemakan cinta. Sebagian besar para remaja di Indonesia pasti sudah mengenal siapa itu Boy Candra. Pengarang novel dengan pengikut hampir 1 juta di Instagram ini memang tengah naik daun. Boy Candra cukup aktif di sosial medianya dan sering membalas curhatan-curhatan para penggemar tentang kisah cinta mereka. Boy Candra lahir 21 November 1989 dan menetap serta berproses di Padang. Setiap Novel dari Boy Candra terdapat kutipan-kutipan romantis yang dapat membuat pembaca terbawa perasaan. Seperti, Nggak ada yang salah dengan cinta. Bahkan ketika kita jatuh pada orang yang nggak ngerti kalau kita jatuh cinta padanya.
Kevin, mahasiswa jurusan Fisika yang memiliki wajah tampan namun dingin dan pendiam, ia aktif di berbagai forum dan komunitas pecinta alam dikampusnya. Meskipun dingin terhadap perempuan tetapi tidak dengan gadis spesialnya. Gadis yang sudah bersahabat sedari kecil Nara, Nara senja lebih tepatnya mahasiswi jurusan Seni Tari dan Musik di universitas yang sama dengan Kevin. Gadis dengan dagu yang terlihat runcing, rambut alis yang lentik, dan bibir tipis merah muda, persahabatannya yang hingga kini masih berlanjut membuat banyak kisah yang telah mereka lalui baik suka maupun duka. Hingga tanpa Nara sadari bahwa Kevin sudah memendam rasa terdahap dirinya sejak lama. Nara mudah sekali untuk jatuh cinta dan seringkali gagal dalam hal percintaan, dengan sabar Kevin selalu ada saat Nara mencurahkan isi hatinya.
Juned, lelaki yang singgah di hati Nara, setelah pengkhianatan yang dilakukan oleh kekasih dan sahabat juned. Nara mampu mengobati dan menutup luka yang menganga secara perlahan. Juned memiliki hobi memanjat tebing, yang ia jadikan untuk pelarian. Tak butuh lama untuk saling megenal mereka pun berpacaran. Kevin yang mengetahui pun hanya bisa mengukir senyum dan mendukungnya walapun ia merasa sakit, dan mencoba untuk membuka hati untuk tiara, salah satu temannya di komunitas pecinta alam. sudah sejak lama Tiara menyimpan rasa untuk kevin, sehingga ia tak menyiakan kesempatan untuk menjalin hubungan dengan Kevin. Hingga disaat kebahagiaan dan rasa yang membuncah diantara Juned dan Nara, Juned meninggal saat panjat tebing, selesai suda kisah mereka. Di saat Nara berduka Kevin pun menemani untuk menguatkan Nara dan perlahan melupakan Tiara. Tiara pun menyerah terhadap Kevin yang hatinya sudah ditetapkan untuk Nara. Seiring berjalannya waktu saat hujan turun di sore hari yang menumbuhkan keberanian Kevin untuk menyatakan perasannya kepada Nara.
Sampul Novel memiliki dua warna yaitu hitam putih. Walaupun hanya memiliki dua warna, sampul ini sangat berkesan elegan dan menarik perhatian karena ilustrasi yang ditampilkan pada sampul ini keren. Selain itu, Buku ini sangat bagus dan direkomendasikan untuk para remaja karena kita dapat memahami makna persahabatan yang tentunya berkaitan tentang hubungan percintaaan yang rumit. . Isi dari novel ini menurut saya cukup ringan untuk diikuti, ditambah bahasa yang digunakan sangat mudah dipahami
Novel ini menceritakan tentang kisah dua orang sahabat dari kecil yang saling cinta. Inti dari Cerita ini merupakan kisah pasaran, sudah banyak cerita fiktif yang lain tentang kisah cinta sahabat dari kecil. Selain itu, alur dari novel ini mudah untuk ditebak sehingga akan terasa membosankan ketika akan membacanya.
Menurut saya novel ini cocok untuk remaja yang baru mengenal dunia novel. Sebab, novel ini memiliki cerita yang ringan untuk diikuti serta bahasa yang mudah dipahami. Tetapi untuk orang yang sudah lama mengenal dunia novel, novel ini tidak cocok sebab pasti sudah bisa menebak alur dari novel ini. Juga sebaiknya menulis cerita yang belum ada sebelumnya, jangan cerita pasaran yang sudah banyak.*
* Yasya Zuhrifa R. – XI MIPA-5 / SMADA 38