
Judul Novel : Smash!
Penulis : Nonier
Penerbit : PT. Gramedia Pustaka Utama
Tahun Terbit : 2008
Tebal Buku : 20 cm
Halaman : 248 halaman
Noni Eko Rahayu atau Nonier lahir di Blora, Jawa Tengah. Lulusan Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta ini berprofesi sebagai PNS Departemen Kehutanan, Jakarta. Dan sekarang Nonier sedang menempuh program master Tropical and International Forestry di Goettingen University. Beberapa cerpen, puisi, dan artikel pernah dipublikasikan di majalah KawanKu, kandangagas.blogspot.com, dan Buletin Jejak Leuser. Novel pertamanya Smash! tahun 2008 yang diterbitkan oleh PT. Gramedia Pustaka Utama.
Novel pertamanya yang berjudul Smash! menceritakan tentang Aryo yang merupakan seorang pemain voli Club Championa yang terkenal karena kehebatannya dalam bermain voli, tampan, dan yang lebih parahnya lagi dia adalah seorang playboy dengan Rayana seorang siswi kelas 3 SMA, dikenal sebagai gadis kutu buku yang akan dijodohkan dengan Ardi kakak dari si playboy Aryo.
Setelah putus dari Hanita pacar pertama Mas Ardi yang telah dijodohkan terlebih dahulu dengan orang pilihan orang tuanya. Mas Ardi memang belum pernah memiliki pacar lagi. Dari itulah alasan bagi Maminya untuk menjodohkan anak pertamanya itu dengan Rayana. Mas Ardi menyetujui perjodoahan tesebut. Namun, Aryo menjadi orang pertama yang menentang perjodohan kakaknya . Menurutnya, orang yang menjadi pendamping Mas Ardi haruslah orang yang luar biasa sehebat kakanya. Itu membuat Aryo tertantang untuk membuktikan pada orang tuanya bahwa Rayana, gadis yang akan dijodohkan dengan kakaknya, tidak sebaik yang mereka pikirkan .
Rayana sekolah di tempat Aryo dan Mas Ardi dulu menuntut ilmu, ya bisa dibilang Rayana adalah adik kelas dari mereka. Hal itu membuat Aryo makin yakin bahwa Rayana bukan cewek yang membanggakan. Karena menurutnya, Aryo sudah mengenal semua adik-adik kelasnya yang berwajah cantik. Dia juga tidak pernah mendengar nama Rayana. Wajah Rayana memang tak secantik wajah cewek-cewek Aryo, dan itu semakin membulatkan tekadnya untuk melaklukkan Rayana.
Rayana dan Ibunya tidak mengetahui bahwa Aryo adalah Adik dari Mas Ardi. Suatu ketika kedua keluarga tersebut melakukan pertemuan. Bu Rengganis bercerita bahwa Mas Ardi juga memiliki adik bernama Yoyok yang dulunya bersekolah di tempat Rayana menuntut ilmu sekarang. Bu Rengganis juga bilang jika, Yoyok adalah siswa yang cukup populer karena kehebatannya dalam bermain voli. Namun, setahu Rayana merasa tidak memiliki kakak kelas yang bernama Yoyok yang hebat bermain voli. Tak tahunya Yoyok merupakan panggilan Aryo ketika dia berada di rumah.
Misi aryo telah di mulai. Aryo berniat menguji kesetiaan Rayana sang calon kakak ipar yang ternyata adik kelasnya sendiri. Aryo sengaja menggoda Rayana supaya cewek itu jatuh hati kepadanya. Namun, betapa terkejutnya Aryo saat menyadari bahwa Rayana tak sedikitpun tertarik kepadanya. Rayana selalu berkata bahwa dia sudah dijodohkan dan tak penah sedikitpun melayani Aryo bila Aryo mengganggunya. Itu membuat Aryo semakin tertantang dan semakin sering mengganggu Rayana. Aryo selalu mengikuti kemanapun Rayana pergi dan itu membuat Rayana jengkel. Semakin jengkel Rayana pada Aryo saat mengetahui Aryo juga cari perhatian dengan ibunya.
Tanpa disadari, tumbuh rasa yang sangat tidak diinginkan Aryo. Aryo mulai jatuh cinta pada Rayana. Namun, Rayana terlanjur mencintai Mas Ardi . Hal itu membuat Aryo sangat marah karena ternyata Mas Ardi masih sering berhubungan dengan mantan kekasihnya, Hanita. Hanita memang cinta pertama Mas Ardi , mereka sudah menjalin hubungan hampir tujuh tahun, namun karena orang tua Hanita melarang hubungan mereka, kisah cinta mereka putus di tengah jalan. Aryo selalu memberitahu Rayana bahwa Mas Ardi masih mencintai Hanita. Namun itu membuat Rayana semakin membenci Aryo karena dia merasa Aryo telah memfitnah Mas Ardi.
Suatu hari saat ulang tahun Mas Ardi, Rayana datang ke rumah Mas Ardi tanpa memberitahu terlebih dahulu. Betapa terkejutnya Rayana saat melihat Mas Ardi sedang berciuman dengan seorang cewek yang dia yakini bernama Hantia. Rayana yang terkejut membanting hadiah yang dia bawa untuk Mas Ardi. Dan itu kontan membuat Mas Ardi sadar bahwa ada orang lain selain dirinya dan Hanita. Makin terkejut Mas Ardi saat mengetahui bahwa orang itu adalah Rayana. Mas Ardi berlari mengejar Rayana yang terlebih dulu berlari meninggalkan Mas Ardi. Rayana sangat sedih dan terpukul. Dia tak menyangka bahwa perkataan Aryo selama ini benar. Semakin merasa bersalah karena sudah berhari-hari ini, Aryo tidak pernah mengganggunya. Itu membuat Rayana merasa kehilangan.
Aryo tahu bahwa acara perjodohan Mas Ardi dan Rayana sudah berakhir. Dan belakangan Aryo sedang sibuk mempersiapkan pertandingan voli tigkat Nasional. Jadi tak ada waktu baginya untuk mengganggu Rayana. Rahasia Aryo sebagai Adik dari Mas Ardi akhirnya terbongkar saat Rayana dan Ibunya diundang Maminya Aryo untuk menyaksikan pertandingan tingkat Nasional itu. Awalnya mereka tak memgetahui Yoyok itu adalah nama panggilan Aryo. Dan betapa terkejutnya mereka ketika mengetahui hal tersebut .
Setelah pertandingan voli tersebut, Aryo terpilih menjadi pemain terbaik. Untuk itu, ia diterbangkan ke Jakarta oleh pelatihnya. Aryo mengganti nomor Handphone-nya agar para fans-nya tidak mengganggu jadwal latihannya. Hanya keluarga terdekatnya saja yang dia beritahu tentang nomor barunya.
Beberapa bulan kemudian , Ibu Rayana sedang menjadi perias dari pernikahan anak Gubenur. Pernikahan besar-besaran itu membuat Rayana harus ikut membantu Ibunya. Saat itu pula Rayana merasa ada sesosok mata yang terus memperhatikannya. Namun, perasaan itu dia buang jauh-jauh karena saking sibuknya membantu ibunya. Aryo masih memperhatikan gadis yang sedang duduk sambil memijat kakinya sendiri. Tiba-tiba timbul niatan jahat Aryo untuk mengambil sepatu gadis tersebut. Rayana yang tidak sadar bahwa sepatunya tidak berada pada tempatnya di tengah pernikahan yang megah ini. Saat sedang bingung-bingungnya mencari sepatu tersebut, tiba-tiba datang orang yang sangat dia rindukan mendekatinya. Ya, Aryo cowok itu sudah kembali. Begitu pikirnya. Namun karena merasa gengsi, Rayana pura-pura tidak kenal.
Tapi bukan Aryo namannya kalo tidak bersikap sok kenal pada Rayana. Aryo menanyai Rayana soal kakinya yang sedang nyeker. Saat sedang asyik mengobrol, ibu Rayana datang dan meminta Aryo mengantar Rayana memeli seapatu di mall terdekat. Aryo pun menyanggupi dengan senyum kemenangan.
Sesampainya di Mall, Aryo dan Rayana menjadi perhatian banyak orang. Bagaimana tidak? Mereka bagaikan pengantin yang kabur, berkebaya dan berjas rapi. Karena iseng, Aryo menarik Rayana untuk foto di Foto-Box yang ada disana. Rayana yang terkejut, hanya dapat mengikuti Aryo yang menariknya. Saat itu juga Aryo mengucapkan “i love you” kepada Rayana. Otomatis Rayana terkejut dan terbengong saat mendengarnya. “Me too ,Aryo” kata yang terucap dari mulut Rayana saat foto terakhir mereka. Dan jadilah foto terakhir ini, Rayana tersenyum menghadap kamera . Sedang Aryo bengong menatap Rayana.
Tampilan luar dari novel ini cukup menarik. Bahasa yang digunakan pun sangat mudah dipahami oleh pembaca. Pembaca pun dapat dengan mudah masuk kedalam cerita sehingga seolah-olah kita memerankan tokoh yang ada dalam cerita.
Namun sayangnya, banyak terdapat pemenggalan kata yang kurang tepat sehingga pembaca agak risih dalam membaca novel Smas! ini. Kertas yang digunakan pun sedikit buram. Alurnya pun sangat mudah ditebak apalagi sekarang banyak cerita maupun sinetron yang menayangkan tema yang digunakan dalam novel ini.
Meskipun demikian, novel ini sangat cocok dibaca oleh remaja karena di dalam novel ini cukup banyak mengandung unsur percintaan. Meski alurnya mudah ditebak, cerita dalam novel ini masih disarankan bagi anda yang suka membaca novel yang berbau romansa.
* Jihan Fitria H – XI MIPA-5 / SMADA 38