
Berdiri tegap dihadapan bendera pusaka
Diam dalam khidmat di setiap penjuru
Bermandikan cahaya mentari di pagi hari
Menghiasi lorong-lorong penuh bayangan kelam dalam diri
Ruang-ruang dipenuhi suara dalam diskusi
Suara hasil pemikiran dalam konsentrasi
Menimba dan mengingat dari hari ke hari
Tak luput dari rasa lelah yang menyelimuti
Ratusan ubin bagai menyambut hangat
Dengan tiang penegak meneduhi kami
Rasa aman dan nyaman senantiasa diberi
Meski kadang tak dihargai
Dirusak semudah membalikkan telapak tangan
Mengotori semudah menendang kaleng
Rumah kedua kami…
Dengan ruangan –ruangan dalam sejuta arti
Ruang kelas ataupun lapangan
Menyuapi ilmu mengisi otak kami
Mushala dan ilmu agama
Merangkai hati kami menuju jalan yang diberkahi
* Nuhak Agustin – X MIPA 5 / SMADA 39