
Karya Faradia Apriani Margantari
Tanpa suara, tanpa bunyi
Bagai simfoni tak bernada
Senyap ditelan gelapnya langit
Dingin terasa hingga menusuk relung hati
Mengapa, harus sunyi?
Saat yang lain risih dengan keramaian
Mengapa, harus sunyi?
Yang terasa mengintimidasi malam ini
Hampa yang tak kunjung berujung
Menyisakan malam yang enggan pulang
Takut, tak akan ada lagi deru yang bergema
Akankah malam ini hanya terhias sunyi yang mencekam?
Entah aku pun tak tahu
* Faradia Apriani Margantar – X MIPA-3 / SMADA 35