
Judul Buku : SagaraS
Penulis : Tere Liye
Penerbit : PT Sabak Grip Nusantara
Terbit : 21 Februari 2022
Tebal Buku : 384 halaman
Sejak kecil Ali tidak pernah bertemu dengan orang tuanya, hingga suatu hari Ali mendapatkan petunjuk tentang orang tuanya. Salah satunya Ali mendapatkan petunjuk dari dokumen-dokumen lama dan bahkan Ali mendapatkan petunjuk dari barang milik Batozar atau Master B. Setelah mendapatkan informasi yang dicarinya, Ali langsung berangkat menuju tempat yang ada di dalam petunjuk tersebut yaitu SagaraS.
Saat itu Batozar belum menyadari bahwa Ali telah mengambil barangnya, setelah mengetahui hal tersebut Batozar langsung pergi ke sekolah Ali untuk menemui teman dekat Ali, Raib dan Seli. Setelah menemui Raib dan Seli, Batozar menceritakan bahwa Ali pergi ke SagaraS untuk mencari orang tuanya.
Batozar bercerita bahwa sebelumnya ia pernah pergi ke SagaraS namun tidak pernah sampah kesana, karena perjalanannya yang sulit dan ia juga bercerita bahwa SagaraS merupakan tempat yang berbahaya. Setelah itu mereka pergi untuk menyusul Ali yang telah berangkat lebih dahulu.
Setelah mereka berangkat dan bertemu Ali, mereka pergi ke SagaraS bersama. Setelah melalui berbagai rintangan untuk sampai ke pintu gerbang SagaraS mereka dihadang oleh 13 Ksatria Berkuda. Ke-13 Ksatria Berkuda itu langsung mengusir mereka untuk pergi dari SagaraS, tetapi Ali tidak terima dan bersikeras untuk pergi ke SagaraS. Akhirnya ke-13 Ksatria tersebut memberikan syarat agar mereka bisa masuk ke SagaraS yaitu dengan bertarung, dan mereka menerima persyaratan tersebut.
Setelah itu Batozar, Ali, Raib, dan Seli bertarung agar dapat masuk ke SagaraS. Namun mereka harus bertarung satu lawan satu, melawan salah satu Ksatria tersebut. Apabila mereka tidak dapat memenangkan salah satu saja dari pertandingan itu, maka mereka harus pergi dari SagaraS.
Pada novel ini, penulisan bahasanya mudah dipahami. Selain itu jalan ceritanya menarik dan terdapat plot twist yang tidak terduga dalam cerita, peristiwa-peristiwa yang ada diceritakan secara detail. Karakter-karakter yang ada pada cerita diceritakan secara jelas. Namun ada cerita yang seolah diulang kembali karena memiliki alur yang sama.*
* Kartika Apsarini Ardiningrum – XI MIPA-2/SMADA 4