Amarah yang Mendominasi
Rintik air hujan membasahi bumiTetapi tak membuatnya berhentiTerus bergerak menyalurkan amarahPukulan-pukulah kea rah sang lawanMembuat cairan merah mengalir dari sudut bibirnya Kabut amarah terus berkobarMembuat aura hitam muncul dari tubuhnyaAkal sehat telah ditutupi oleh amarahSeakan tak ada cara lain untuk menyelesaikannyaGeapnya langit menjadi saksi bisu pukulan itu Untuk apa?Untuk apa mereka melakukannya?Seperti ingin mengakhiri hidupnyaMenghancurkan […]
Read More Amarah yang Mendominasi