Nada di Atas Kubah

Lembayung senja mulai merunduk
Menggugurkan sari menjadi serbuk
Gurat jingga melukis semesta
Menggertak langit mengulas rona
Mendesak cahaya redupkan sinarnya
Hingga gulita kian berkuasa

Nada-nada indah mulai menggema
Terlantun keras saling bersahutan
Sebagai puji pada sang Khaliq
Seraya memanggil insane yang bertauhid

Namun betapalah miris
Wajah keriput pengisi baris
Dengan bertumpu kaki tertatih
Sungguh, tak pernah terbersit
Di manakah golongan muda berada

Mungkinkah gemerlap dunia telah membawanya
Seakan lupa menguap begitu saja
Menutup sadar membuka puas
Generasi bukan lagi tunas
Masa muda kian terlepas bebas

Mereka telah dalam buaian sesaat
Yah, hanya sesaat
Karena sesal teramat yang mereka dapat
Renungkanlah, wahai sahabat

* Sari Murtafiah – XI MIPA 2 / SMADA 37

Satu tanggapan untuk “Nada di Atas Kubah

Tinggalkan Balasan ke sunarno Batalkan balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.