Lika-liku Mencari Cinta

Judul buku         : Perjalanan Menuju Langit

Penulis               : Muhammad Muhsin Lahajji

Penerbit            : Tiga Serangkai

Tahun terbit      : April 2013

Jenis buku          : Fiksi

Tebal buku        : 372 Halaman

Novel Perjalanan Menuju Langit ini ditulis oleh salah satu sastrawan muda dari Sumatra Barat yang bernama Muhammad Muhsin Lahajji. Ia lahir di Jakarta,26 Juni 1983. Meskipun demikian, ia tumbuh besar di Talawi, kota Sawahlunto, Sumatera Barat. Ia menjabat sebagai ketua Forum Lingkar Pena kota Sawahluno, dan kini ia juga aktif mengisi seminar pengembangan diri maupun pelatihan menulis.

Selain novel ini, ia telah menyelesaikan sebuah novel lagi yang berjudul Romantika Roman. Dan kini ia juga tengah menyelesaikan novel yang mengangkat tema tentang cerita anak dengan judul Jawi-Jawi dan sebuah novel tentang perjalanan cita dan mimpi yang berjudul Ketika Memandang Ka’bah.

Novel Perjalanan Menuju Langit ini mengisahkan perjalanan hidup cinta seorang pemuda yang bernama Alfi. Alfi adalah seorang pemuda yang berasal dari daerah Talawi, Sawahlunto. Sejak kecil Alfi sudah ditinggalkan kedua orang tuanya. Ia diangkat oleh Apak Rizal dan Amak Mia tanpa sepengetahuan Alfi. Sejak kepergian orang tua kandung Alfi, Apak Rizal dan Amak Mia mengurus Alfi seperti anak kandungnya sendiri.

Ketika kelulusan, orang tua angkat Alfi meningggal dunia. Alfi sangat menyesali kenakalan yang telah ia perbuat. Tapi dari situlah Alfi mengetahui kalau dia bukan anak kandung dari Apak Rizal dan Amak Mia. Om Akmal adalah salah satu saudara dari pasangan tersebut yang sangat peduli dengan nasib Alfi sampai semua biaya kuliah Alfi di Padang ditanggung semua oleh Om Akmal.

Di masa sedang kuliah, Alfi berteman baik dengan Tila. Ia adalah gadis cantik berkerudung yang Alfi kenal. Setiap ada kesusahan Alfi selalu dibantu oleh Tila. Ia bagaikan malaikat penolong bagi Alfi. Semakin hari pertemuan mereka membuat keduannya saling jatuh cinta. Namun suatu hari Alfi melihat Om Akmal pergi bersama Tila, rasa marah, kecewa, cemburu pun bercampur menjadi satu di hati Alfi. Tetapi ia pun sadar jika cinta sebelum halal merupakan cinta yang karena nafsu bukan karena Allah.

Hari demi hari telah Alfi lalui hingga ia melupakan Tila. Akhirnya ia pun dipertemukan dengan Ainun, gadis cantik penghafal Al-Qur’an. Hal itu membuat Alfi terpikat dengan Ainun. Setelah Alfi lulus kuliah dan mulai merintis karirnya hingga sukses,ia pun dengan sejuta harapannya ingin menghalalkan cintanya. Akhirnya ia pun menikahi Ainun. Alfi pun sangat bersyukur karena memiliki harta yang berkecukupan dan istri shalihah.

Tapi nasib berkata lain. Setelah Ainun melahirkan anak pertamanya, Ainun beserta anaknya meninggal dunia. Hal ini membuat hati Alfi sangat terpukul. Ketika kesedihan terus melanda Alfi, tiba-tiba Tila pun datang dengan penampilan yang jauh begitu syar’i dibanding dulu. Tila pun memberi semangat pada Alfi dan menjelaskan semua yang terjadi ketika ia menghilang hingga ia tidak datang ke pernikahan Alfi dan Ainun. Setelah itu, Alfi pun mengerti ternyata selama ini Alfi sudah salah faham kepada Tila. Kini Tila telah menjadi gadis shalihah dan menjadi seorang hafidzah walaupun belum sepenuhnya seperti Ainun. Hari demi hari kemunculan Tila membuat semangat Alfi kembali. Atas izin Allah, ketika Tila ingin dijodohkan dengan orang lain, Alfi memutuskan untuk menikahi Tila. Kini cinta mereka dipersatukan dengan hubungan yang halal.

Buku ini mengangkat tema yang sudah lumrah digunakan penulis lainnya. Namun, penulis menceritakan kisah cinta dengan memaparkan warna lokal yang begitu kuat dengan teknik penceritaan yang mengagumkan. Kisah cinta yang menggetarkan jiwa pada setiap orang yang membacanya dan mengajak pembaca untuk hanyut dalam kisah cinta Alfi yang mengharu biru.

Namun, penggambaran suasana yang monoton, juga membuat pembaca mudah bosan dengan suasana yang diulang-ulang. Selain itu, cover dari novel ini tidak menarik untuk kalangan milenial.

Novel Perjalanan Menuju Langit karya Muhammad Muhsin Lahajji ini layak di persembahkan kepada orang yang kita cintai. Novel ini pun juga cocok dibaca oleh remaja dan orang dewasa, arena tidak hanya memuat kisah cinta, tetapi unsur islami didalamnya sangat kental.*

* Sundari Novita Sari – XI MIPA-4 / SMADA 38

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.