
Ku buka mata dalam gelap menyinari tenang
Terlihat manusia berjalan sempoyongan
Diam dengan lantang
Sorak tukasan detektif murahan
Mungkin mereka dibayar
Ku telusuri jalan setapak
Penuh lubang di sisi sungai nan elok dipandang
Dulu …
Padahal mereka memakai kacamata, “O, celaka!”
Tak ada yang bersuara
Dalam silaunya tempat tertinggi
Si pengetok palu tak berdiri
Mereka mundur dari belaian ibu pertiwi
Anak putih abu-abu berkeluyuran
Di jalan sesak damai
Mengutarakan ucapan sampah tak tersampai
Satu orang mulai tumbang
Aku sedang tak percaya diri
Atau mungkin merah putih yang begitu?
Dulu …
Nan elok budi leluhurku
Nan rupawan Nampak orang-orang menyapa
Di balik pagar besi menyerang makhluk tanpa harapan
Namun akal tak sampai pikiran
Cukup pandai tuk berkutik dari kebaikan
Mulai tersadar kalbu tertutup duri
Rupanya merah putih yang sedang tak percaya diri
Ponorogo, 26 Maret 2018
* Putri Faradilla – X MIPA 4 / SMADA 38