Luka dan Suka Mengandung Cinta

Judul Novel                 : If You Only Knew

Penulis                        : Jenny Thalia Faurine

Penerbit                      : Ragam Media

Tahun Terbit               : 2015

Tebal Novel                : 13 x 15 cm

Jumlah Halaman        : 204 halaman

Novel If You Only Knew adalah sebuah novel yang ditulis oleh Jenny Thalia Faurine. Dengan usianya yang masih muda, Jenny menghabiskan sebagian waktunya untuk menyalurkan ide-idenya dengan menulis. Novel ini merupakan novel ketiganya yang terbit dan ditulisnya saat masih nerusia 17 tahun. Jenny gemar membaca buku dan (tentunya) menimbun. Buku-buku yang ditulisnya kebanyakan mengangkat tema friendzone. Dengan tema ini tentunya banyak memikat para remaja untuk membacanya. Buku-buku yang pernah Jenny tulis antara lain; No One Like You, Love is The Answer, A Little Agreement, Playboy’s Tale, Unplanned Love, Phobia, If You Only Knew, dan Forever and Always.

If You Only Knew termasuk dalam novel drama cinta. Bercerita tentang seorang gadis bernama Mona. Gadis ini begitu tegar menghadapi kisah hidupnya yang penuh dengan konflik. Hidup dengan cerita mencengkam menjadikannya sosok yang tertutup dan sering mengalami mimpi buruk di tengah malam. Dan ketika masa lalu datang menghantuinya secara tiba-tiba.

Berawal dari hidup Mona ketika SMA yang indah bersama teman-temannya. Namun ketika semua berlalu, ia menjadi sosok yang pemurung karena masa lalunya yang sangat menyeramkan. Ia disiksa oleh kedua teman dekatnya sendiri yaitu Dewo dan Dahlian. Gestra yang selalu menemani Mona ketika ia sedang bersedih atau mimpi buruk datang. Cinta yang menjadikan masa lalunya begitu suram, hingga ia tak mau lagi mengenal cinta.

Tokoh antagonis dalam novel ini memiliki karakter jahat yang kuat (cenderung psikopat) hingga sangat terasa kejahatan-kejahatan yang diperbuatnya. Saat membaca buku ini jadi terasa sangat serius. Mona diculik, disayat lehernya, dan masih banyak lagi yang dilakukan Dewo dan Dahlian ketika melakukan segala kejahatan. Walaupun orang-orang itu berusaha melukai Mona dengan segala cara, Gesta-lah yang selalu ada melindunginya. Tapi Mona mengacuhkan semua perbuatan baik Gestra, karena Mona berfikir awal kejadian ini adalah karena Gestra. Jadi Mona selalu menjauh dari Gestra dan tidak mau kalau Gestra juga terluka.

Novel ini lebih mengarah ke drama cinta. Tidak ada kata-kata yang memotivasi. Namun pelajaran yang bisa kita ambil adalah mau berusaha dan bekerja keras untuk meninggalkan masa lalu yang suram dan menyongsong masa depan yang lebih cerah. Menjadikan kita untuk bersemangat menjalani hidup dengan orang-orang di sekitar kita yang selalu mendukung untuk lebih berani menghadapi hidup.

Novel If You Only Knew sangat cocok untuk kalangan remaja karena novel ini mengambil atau mengangkat tentang masa-masa yang sedang dijalani oleh para remaja, yaitu tentang cinta. Bukan hanya itu saja novel ini juga dapat membangun semangat para remaja dalam menjalani hidup.*

* Sekar Alfinda Eka P. – XI MIPA-1 / SMADA 38

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.