Bersedekah Penenang Jiwa

Judul buku       : Pemilik Hati Yang Sempurna

Pengarang      : Eidelweis Almira

Penerbit          : Zettu

Tahun terbit    : 2013

Tebal buku      : 184 halaman

Eidelweis Almira adalah seorang penulis novel yang imajinatif dan mampu mengolah kata menjadi menarik, kepintarannya dalam merangkai kata menjadi salah satu keunggulan dari karya-karyanya, dan juga cerita yang dia sampaikan dalam suatu buku juga berkualitas sehingga banyak pembaca yang ketagihan ingin membacanya lagi. Karyanya yang berjudul “Pemilik Hati yang Sempurna” ini diangkat dari kisah orang-orang yang hidup dalam kekurangan namun memiliki ketulusan hati dan kelapangan jiwa berprinsip memberi tidak akan membuatnya miskin.

Pemilik Hati yang Sempurna berisi 39 artikel yang semuanya menceritakan kisah seseorang yang hidup sederhana dan jauh dari gemerlap kemewahan tetapi mereka bertekad bahwa bersedekah tidak akan membuatnya miskin. Misalnya artikel yang berjudul Pemilik RSS Dermawan. Artikel ini menceritakan tentang seorang lelaki yang menggunakan rumah kecilnya untuk dijadilkan tempat belajar mengaji dan beberapa lama kemudian ia mendapat keberkahan karena perbuatannya itu sehingga ia mewakafkan rumah kecilnya. Selain itu, ada seorang tua renta yang belasan tahun memilih hidup menderita demi bisa menyumbang untuk yayasan yatim piatu, sebuah keluarga yang serba kekurangan tetapi selalu meminjamkan sebagian hartanya untuk diberikan kepada orang yang lebih membutuhkan, seorang fakir miskin yang mengikhlaskan semua hartanya untuk menebus hutang orang lain, dan masih banyak lagi kisah orang-orang dermawan lainnya.

Meskipun  mereka miskin harta namun dengan ketulusan hati dan kelapangan jiwa akan membawanya bahagia dikemudian hari. Mereka memiliki prinsip bahwa memberi tidak akan membuatnya miskin dan hidup adalah ajang untuk berbagi kepada sesama. Terkadang mereka sering dianggap sebelah mata, namun nyatanya mereka kaya hati. Mereka pun memberi tanpa memandang besar kecilnya nominal yang akan diberi dan tidak butuh strata sosial tinggi, yang penting ikhlas dari dalam hati. Berharap Allah akan mencatat amal baiknya dan menjadi bekalnya diakhirat kelak.

Dalam buku ini mengajarkan banyak ilmu yang berguna tentang arti hidup yang sesungguhnya dan bagaimana menjalani hidup tanpa kemewahan. Keunggulan buku ini terletak pada ceritanya yang dapat dijadikan instropeksi diri bahwa orang yang miskin saja mau menyedekahkan hartanya apalagi kita yang hidup serba kecukupan malah tidak bersedekah. Selain itu, cerita yang diusung juga sangat inspiratif dan mengharukan. Namun, buku ini memiliki beberapa kekurangan yaitu semua cerita mengambil latar kedermawanan seseorang. Kata dalam buku ini juga banyak yang di ulang-ulang sehingga terkesan tidak kreatif. Selain kata, bahasa dalam buku ini juga sulit dipahami sehingga menyulitkan pembaca. Kertas yang digunakan masih buram dan covernya kurang menarik.

Pada dasarnya, buku ini sangat inspiratif dan cocok untuk orang yang ingin menemukan arti hidup dan tujuan hidup. Sebuah kisah tentang orang-orang yang miskin harta namun kaya hati dapat dijadikan teladan untuk kita agar senantiasa berbuat baik kepada sesama, sehingga tidak akan rugi jika membaca buku ini.

* Yesika – XI MIPA-4 / SMADA 37

Tinggalkan komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.